Waspadai Kurang Gizi Bagi Bumil Karena Berisiko Anak Terserang Penyakit Jantung

Tandapagar.com – Asupan gizi bagi ibu hamil penting untuk menentukan apakah seorang wanita dapat melewati masa kehamilannya dengan baik tanpa gangguan. Gizi yang diterima ibu hamil haruslah cukup, karena jika ibu hamil mengalami gizi kurang akan banyak komplikasi yang mungkin terjadi saat masa kehamilan.

Ibu hamil kurang gizi akan menimbulkan dampak pada kesehatan janin dalam kandungannya. Masalahnya, janin yang dikandung hanya akan mendapatkan asupan gizi dari ibunya. Jadi jika ibu tidak mendapatkan gizi yang baik maka anak yang dikandungnya pun tidak akan mendapatkan gizi yang baik juga.

Penyakit jantung menjadi penyebab kematian tertinggi setelah stroke di Indonesia. Bahkan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut, penyakit jantung bertanggung jawab pada kematian sekitar 17,7 juta orang setiap tahunnya. Namun, ternyata belakangan diketahui bahwa risiko penyakit jantung sebenarnya sudah dapat muncul sejak kita berada dalam kandungan.

Menurut hasil penelitian menunjukkan, gizi kurang saat masa kehamilan dan kanak-kanak berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit jantung pada anak saat dewasa. Semakin rendah berat badan bayi saat lahir, maka risiko menderita penyakit jantung juga akan semakin meningkat. Karenanya, asupan gizi sangat penting diperhatikan oleh ibu hamil.

Dikutip dari berbagai sumber kesehatan, WHO bahkan menyebutkan berat badan lahir rendah (BB lahir kurang dari 2.500 gr) merupakan faktor risiko baru terhadap penyakit jantung. Pernyataan WHO ini didukung dengan hasil penelitian yang menunjukkan setiap kenaikan berat badan sebesar 1 kg, berkaitan dengan penurunan risiko penyakit jantung iskemik sebesar 10-20%.

 Periode emas sekaligus masa kritis perkembangan anak dimulai sejak dalam kandungan. Di sisi lain, pada masa kehamilan, pertumbuhan dan perkembangan janin sangat cepat dan tidak dapat terulang lagi. Apabila pada masa ini terjadi kekurangan gizi, maka risiko terjadinya gagal tumbuh akan sangat tinggi. Selain itu, kekurangan gizi pada masa kehamilan akan menyebabkan laju pembelahan sel dalam tubuh janin menurun yang dapat mengakibatkan pertumbuhan janin terhambat.

Lalu bagaimana solusinya? Penyakit jantung dapat dicegah sejak dini dengan memperhatikan asupan ibu saat hamil. Kenapa? Sebab pemberian asupan gizi yang baik pada masa kehamilan dapat meningkatkan berat badan lahir sebesar 100 gr, dan akan menurunkan 1-2% risiko penyakit jantung.

Selanjutnya, selama hamil, penting bagi ibu untuk memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan, baik bidan, dokter, maupun puskesmas terdekat. Pantau dan catat selalu kenaikan berat badan ibu serta janin. 

Kemudian, stres selama masa kehamilan akan sangat berpengaruh pada proses metabolisme. Selain itu, stres juga akan berpengaruh pada janin. Oleh karena itu, penting bagi ibu hamil untuk mencari aktivitas menyenangkan, sehingga terhindar dari stres.

Selain itu, kebersihan diri dan lingkungan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan ibu hamil. Menjaga kebersihan akan membantu ibu terhindar dari risiko penyakit infeksi, yang dapat mengganggu kesehatan ibu dan janin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.