Menikmati Sensasi Kenyamanan Banyaknya Alternatif Mudik Lebaran 2018

Tandapagar.com – Pemerintah RI memastikan bahwa secara umum kesiapan jalur mudik tahun 2018 lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi jalan nasional pada tahun 2018, 90% dalam kondisi mantap.

Untuk di Pulau Jawa kita punya 3 rute jalur mudik Jalan Nasional yang bisa menjadi pilihan pemudik selain Jalan Tol. Pertama adalah Pantura sepanjang 1.341 km, Lintas Tengah 1.197 km, dan Lintas Selatan 1.405 km.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan bagi Anda yang ingin mudik dan menikmati sensasi kenyamanan mudik Lebaran tahun ini. Apa saja?

Mudik Gratis

Mudik Gratis. (Sumber: Tempo)

Untuk yang pertama, pemudik memanfaatkan mudik gratis, tercatat tahun 2018, Pemprov Jawa Tengah, Jawa Timur juga menyelenggarakan mudik gratis dengan Kereta Api dan Bus yang bisa mengangkut hampir 10 ribu penumpang dari Jakarta, Kementerian Perhuhubungan, BUMN juga menyediakan fasilitas mudik gratis dengan total angkutan hampir mencapai hampir 280 ribu penumpang..

Fasilitas-fasilitas tersebut baiknya juga dimanfaatkan para pemudik agar meminimalisir angka kecelakaan dalam mudik maupun potensi kemacetan yang merugikan para pemudik.

Sebab, menurut data Korlantas Mabes Polri, pemudik motor masih mendominasi kasus kecelakaan mudik lebaran pada tahun 2015, 2016 dan 2017. Pada mudik Lebaran 2017, ada 3.168 kecelakaan yang melibatkan 5.860 kendaraan pada pelaksanaan mudik 2017. Dari total kendaraan yang terlibat kecelakaan, 4.346 diantaranya adalah sepeda motor.

Sehingga, dengan dibukanya beberapa ruas tol ke arah Jateng kemudian adanya program mudik gratis harapannya akan mengurangi jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor.

Penurunan jumlah pemudik dengan sepeda motor yang masuk dan atau melintasi Jawa Tengah tahun lalu harapannya akan semakin menurun pada tahun ini. Tentu para pemudik sepeda motor ini lebih memilih beralih menggunakan moda transportasi umum alih-alih menggunakan mobil pribadi.

Manfaatkan jalur Tol

Jalur Tol. (Sumber: Madiunraya.com)

Yang kedua, adanya beberapa ruas tol baru terutama Trans Jawa cukup disambut antusias oleh pemudik. Hal ini terlihat dari peningkatan penggunaan mobil pribadi yang mencapai 41.91 persen. Sementara pemudik sepeda motor turun 0,29 persen.

Bahkan, pemberitaan tentang peresmian beberapa ruas tol Trans Jawa yang menghubungkan Jakarta-Surabaya pasti akan memantik rasa penasaran pemudik dari Jabodetabek. Namun, belum semua ruas tol berfungsi secara penuh. Masih ada beberapa ruas tol digunakan secara fungsional maupun digunakan satu arah.

Namun demikian, pemudik perlu waspada penggunaan beberapa ruas tol yang masih fungsional ini wajib diantisipasi oleh pemudik terutama yang menggunakan kendaraan pribadi. Pemudik perlu hati-hati saat memasuki perbatasan Kendal-Batang karena jembatan Kalikuto yang ditargetkan selesai H-7 belum bisa dilewati sampai H-2. Pemudik harus keluar di underpass Gringsing, masuk jalur Pantura 500 meter lalu masuk tol lagi di Weleri.

Sementara, imbuhnya, untuk tol Batang-Semarang baru bisa digunakan satu jalur untuk dua lajur mobil baik H-7 dari Barat ke Timur dan H+7 sebaliknya. Bahkan kecepatan yang disarankan sekitar 40 km/jam. Sedangkan pada ruas ini rest area cukup banyak dan ada depo BBM tiap 10 km.

Pemudik perlu mewaspadai titik kemacetan di pintu tol Pemalang Barat dan Gandulan sebab ini jalur akhir tol berbayar Pejagan-Pemalang. Amat mungkin di pintu keluar tol, akan diberlakukan rekayasa lalu lintas oleh petugas. Sementara dari pintu keluar Gandulan sampai dengan Krapyak Junction dapat dilalui secara fungsional.

Siapkan Beberapa cara Alternatif

Jalur Alternatif. (Sumber: Republika)

Pengguna mobil yang berencana melalui tol Trans Jawa perlu menyiapkan beberapa rencana. Jika terjadi kemacetan di beberapa titik, pemudik bisa segera keluar ke jalan Pantura atau jalan tengah yang sudah lebih kondusif.

Meski jalur tol Trans Jawa bisa menarik atensi pemudik, jangan lupakan jalur Pantura maupun Lintas Selatan yang sebenarnya dalam kondisi sangat siap dilalui pemudik. 

Untuk ruas tol alternatif Pantura, meliputi Bantarsari-Ketanggungan-Slawi-Randudongkal-Bantarbolang-Kebonagung-Wonotunggal-Bawang-Sukorejo-Boja-Ungaran.

Manfaatkan Pansela

Pansela (Sumber: Pacitanku.com)

Pemudik juga bisa memanfaatkan Jalur pantai selatan ( pansela) Jawa, utamanya pemudik yang menuju Purworejo, Magelang, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Pacitan, Ponorogo, Tulungagung hingga Malang, yang sebaiknya mencoba Jalur Lintas Selatan dan jalan Selatan – Selatan.

Dua jalur lawas ini sebenarnya tidak kalah dengan mudik jalur tol. Sekarang baik di jalur Utara maupun Selatan juga bermunculan banyak destinasi wisata baru, para pemudik bisa menikmati panorama pantai, sawah, dan pegunungan.

Selain itu, bisa juga menjadi lokasi foto yang menarik (instagramable). Sebagai contoh di kawasan Pantai di Kebumen, Purworejo hingga Kulonprogo di DI Yogyakarta serta Pracimantoro di Wonogiri. Kemudian di Jawa Timur ada Pacitan, Trenggalek yang menawarkan keindahan pesona alamnya.

Secara khusus, dia juga menghimbau seluruh proses pekerjaan perbaikan jalan sudah selesai H-10 lebaran. Seluruh pekerjaan harus berhenti sementara dengan kepastian kondisi jalan sudah bersih dan tidak ada meterial sisa yang bisa menggangu para pemudik.

Jangan Paksakan Lewat Tol

Via Toyota.

Tahun ini ada pperasionalisasi jalan tol pantura untuk mudik, pasti orang Jabodetabek ingin merasakan jalan tol dari Jakarta ke Solo, atau bahkan sampai Mantingan, tapi jangan paksakan lewat tol, karena jika berangkat dari Jakarta, cek waze, google maps dan social media, nanti menemui adanya kemacetan di tol karena belum sepenuhnya tol berfungsi secara operasional.

Untuk tarif tol Jakarta-Palimanan sekitar Rp118 ribu, rute tol Palimanan-Pemalang sekitar Rp90 ribu, Pejagan-Pemalang Rp57 ribu dan Semarang-Salatiga Rp42 ribu. Tapi hati-hati sampai H-2 jembatan Kalikuto di perbatasan Kendal Batang belum bisa dilalui, harus keluar di underpass Gringsing, masuk pantura 500 meter lalu masuk lg tol di weleri.

Untuk tol Batang-Semarang baru bisa digunakan satu jalur untuk 2 lajur mobil. H-7 dr Barat ke Timur dan H+7 sebaliknya. Bahkan kecepatan yang disarankan sekitar 40 km/jam. Sedangkan rest area ada banyak dan ada depo BBM tiap 10 km.

Untuk ruas tol Batang-Semarang, itu masih fungsional, belum operasional, artinya meskipun jalannya sudah bagus tapi belum berbayar, bisa dilewati, namun belum di verifikasi, di tol Batang-Semarang ini baru bisa satu arah, kemudain tol semarang-salatiga, operasional sudah disiapkan kartu tolnya dengan biaya Rp42 ribu

Manfaatkan Pantura Jabar-Jateng-Jatim

Pantura. (Sumber: Kompas.com)

Selain tol pemudik juga bisa menggunakan ruas Pantura yang saat ini dalam kondisi bagus, ada sedikit permasalahan di beberapa titik pembangunan jalan. Tol Kaligawe sampai pertigaan genuk jadi titik kemacetan yang harus hati-hati.

Untuk ruas tol alternatif Pantura, meliputi Bantarsari-ketanggungan-slawi-randudongkal-Bantarbolang-Kebonagung-Wonotunggal-Bawang-Sukorejo-Boja-Ungaran dalam kondisi siap.

Nah, demikian, cara menikmati kenyamanan melewati jalur mudik Lebaran 2018, khususnya di Jawa. Selamat mudik dan menikmati berlebaran di rumah bersama keluarga.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.