Mengenal Gula Darah dalam Tubuh dan Dampaknya Jika Kelebihan atau Kekurangan

KONDISI tubuh tiba-tiba pusing dan limbung, atau mata berkunang-kunang serta mood jelek, sering kita berkata itu adalah karena kadar gula darah yang rendah. Tapi apa sebenarnya gula darah rendah itu?

Benarkan gula darah rendah yang patut disalahkan akan kondisi limbung yang Anda alami? Dan bagaimana kita tahu bahwa memang kadar gula darah kita turun pada saat itu?

“Gula darah rendah” adalah istilah yang sering kita dengar. Dalam istilah medis, kami menyebutnya hipoglikemia, kata Jessica Cording, R.D., seorang dokter di New York.

Hipoglikemia terjadi ketika kadar glukosa di dalam darah yang merupakan sumber energi Anda, kadarnya turun di bawah normal.

“Karena tubuh kita membutuhkan glukosa untuk bahan bakar, menjaga aliran glukosa darah sangat penting untuk menjaga fungsi tubuh kita,” jelas Karen Ansel, RDN, penulis buku The Calendar Diet: A Month by Month Guide to Losing Weight While Living Your Life.

Kita mendapatkan glukosa dari makanan yang kita makan. Itulah mengapa, beberapa orang sering mengeluh pusing dan berkata gula darah mereka rendah, saat mereka terlambat makan. Selain terlambat atau kurang makan, beberapa jenis pengobatan dan kelebihan konsumsi alkohol juga bisa menyebabkan hipoglikemia. Gejalanya adalah gemetar, mudah marah, atau lemas, kata Cording.

Penderita hipoglikemia juga biasanya merasakan kecemasan, berkeringat, dan tidak bisa berkonsentrasi. Mereka dengan kondisi diabetes atau hepatitis lebih mungkin untuk mengalami komplikasi gula darah rendah dan ini bisa berbahaya bagi mereka, kata Ansel.”Jika sampai benar-benar parah, Anda bisa pingsan karena tubuh tidak memiliki energi untuk melakukan apa yang perlu dilakukan,” kata Cording.

Tetapi, untuk orang-orang dalam kondisi yang sehat, biasanya tidak ada bahaya yang akan terjadi jika mengalami gula darah rendah sementara. Beberapa orang ada yang cenderung biasa dengan kondisi kadar gula darah rendah. Mereka ini, tak akan merasa sakit atau lemas jika kadar gulanya turun sedikit.

Sebaliknya, ada juga orang yang sensitif terhadap penurunan kadar gula walau penurunannya hanya sedikit. Kadar gula darah disebut rendah, jika kurang dari 70 miligram per desiliter dan ini jarang terjadi pada orang-orang yang sehat.

Hipoglikemia bisa cepat diatasi hanya dengan Anda makan sesuatu. Namun, perlu diingat bahwa apa yang Anda makan, itu penting.

Jika seseorang memiliki diabetes maka disarankan untuk minum jus. Bagi yang sehat, disarankan untuk mengasup makanan sumber karbohidrat. Tambahkan konsumsi protein misalnya selai kacang, supaya kadar gula darah segera stabil.

Jika Anda sering mengalami hipoglikemia, segera periksakan diri ke dokter untuk memastikan Anda tidak memiliki (atau memiliki) masalah medis yang membuat kadar gula darah konstan atau sering turun.

Biasanya, kadar gula darah sering turun, terjadi pada orang-orang yang porsi makannya sangat sedikit, kurang dari jumlah energi yang sehari-hari mereka keluarkan. Makanlah dalam porsi yang seimbang, itulah kunci agar kadar gula darah tetap normal.

Apa yang Terjadi Jika Gula Darah Terlalu Tinggi?

dietsempurna.com

Kadar gula darah Anda dikatakan terlalu tinggi jika melebihi angka 200 mg/dL. Dalam ilmu medis, kadar gula darah terlalu tinggi disebut hiperglikemia.

Kondisi ini terjadi ketika tubuh tidak memiliki cukup insulin maupun akibat resistensi insulin, yaitu hormon yang dilepas oleh pankreas. Insulin berfungsi menyebarkan gula dalam darah ke seluruh sel-sel tubuh agar bisa diproses menjadi energi.

Kebanyakan kondisi ini dialami oleh penderita diabetes yang tidak bisa menjalani gaya hidup sehat, misalnya terlalu banyak makan, kurang berolahraga, atau lupa mengonsumsi obat diabetes atau insulin.

Tanda-tanda Anda memiliki kadar gula darah terlalu tinggi adalah badan terasa lelah, nafsu makan menggila, bobot tubuh berkurang, sering merasa haus, dan sering buang air kecil.

Jika kadar gula darah Anda melebihi 350 mg/dL, gejala yang akan Anda rasakan seperti perasaan mudah gelisah, tingkat kesadaran menurun, sangat kehausan, penglihatan tidak jelas, dan pusing. Perubahan pada kondisi kulit juga dapat terlihat, seperti memerah, kering, dan terasa panas.

Selain menderita hal-hal tersebut, kadar gula darah terlalu tinggi, terutama yang tidak pernah mendapat pengobatan, juga bisa menyebabkan bahaya serius seperti ketoasidosis diabetik atau sindrom diabetes hiperosmolar.

Selain itu, Anda juga bisa mengalami infeksi pada gigi dan gusi, masalah kulit, osteoporosis, gagal ginjal, kerusakan saraf, kebutaan, dan penyakit kardiovaskular.

Apa yang Terjadi Jika Gula Darah Terlalu Rendah?

www.cepatparamex.com

Gula darah terlalu rendah atau hipoglikemia terjadi ketika kadar gula darah Anda berada di bawah 70 mg/dL. Kondisi ini juga umum terjadi pada penderita diabetes. Efek samping dari obat-obatan yang digunakan untuk mengobati diabetes bisa menurunkan kadar gula darah secara berlebihan.

Insulin pada penderita diabetes umumnya tidak berfungsi dengan baik. Oleh karena itu, penderita diabetes diharuskan mengonsumsi insulin atau obat-obatan yang bisa menurunkan kadar gula darah. Sayangnya, karena dikonsumsi terlalu banyak, insulin atau obat anti-diabetes bisa membuat gula darah turun drastis.

Hipoglikemia akan cepat terjadi jika insulin atau obat anti-diabetes tidak diiringi oleh asupan makanan yang cukup atau justru tidak makan sama sekali. Olahraga yang berlebihan juga bisa memicu kondisi ini.

Cek Gula Darah Anda

Cara untuk mengetahui kadar gula darah adalah dengan melakukan tes darah. Tes ini berguna untuk memonitor kadar gula darah dalam tubuh Anda agar tidak keluar dari batas normal.

Tes gula darah bisa dilakukan di rumah dengan memakai alat tes gula darah. Anda juga bisa melakukan tes gula darah di rumah sakit. Ada beberapa jenis tes gula darah yang bisa dilakukan, tes gula darah yang mengharuskan Anda puasa. Anda diharuskan puasa delapan jam sebelum pengambilan sampel darah. Tes ini sering dipakai untuk mendiagnosis pradiabetes dan diabetes.

Tes toleransi glukosa oral (TTGO). Dalam tes ini Anda akan diberikan glukosa dalam jumlah tertentu dan dua jam kemudian, kadar gula dalam darah Anda akan diperiksa. Tes hemoglobin A1c atau glikohemoglobin. Tes ini dilakukan untuk mengetahui kadar gula darah yang berada pada sel darah merah. Hasil tes ini dapat memberi informasi mengenai kadar gula Anda selama 2-3 bulan terakhir. Tes ini memudahkan dokter untuk mengubah obat-obatan diabetes seseorang jika diperlukan. Tidak seperti sebelumnya, Anda tidak perlu menjalani persiapan khusus untuk melakukan tes ini.

Kemduian tes gula darah acak. Tes ini bisa dilakukan kapan saja. Kadar gula darah bisa bervariasi tergantung makanan seseorang dan kapan terkahir kali mengonsumsi makanan sebelum tes dilakukan. Oleh karena itu, Anda tidak perlu melakukan persiapan khusus sebelum tes dilakukan. Karena sifatnya yang tidak mengenal waktu, pengujian ini dianggap sangat berguna karena umumnya kadar gula darah pada orang sehat tidak berbeda jauh sepanjang hari. Jika kadar gula darah Anda berbeda secara signifikan, maka mungkin ada masalah kesehatan. Selain di rumah sakit, tes ini juga bisa dilakukan di rumah memakai alat tes gula darah.

Konsultasikan kepada dokter tes apa yang cocok untuk Anda jalani. Tanyakan pula kepada dokter mengenai risiko atau hal-hal lainnya yang berkaitan dengan tes tersebut.

Lalu Berapa Kadar Gula Darah Normal?

thayyiba.com

Kadar gula darah normal tidak selalu sama, tergantung kapan tes yang Anda jalani dan kondisi tubuh Anda. Hal seperti mengonsumsi alkohol atau kafein bisa memengaruhi kadar gula darah. Berikut ini adalah kadar gula darah normal. Namun ini hanyalah perkiraan saja karena tiap laboratorium memiliki patokan yang berbeda-beda.

Jika Anda melakukan tes dua jam setelah makan, maka kadar normal gula darah adalah kurang dari 140 mg/dL atau 7.8 mmol/L. Angka ini berlaku pada kalangan yang berusia di bawah 50 tahun. Bagi mereka yang berusia 50-60 tahun, kadar normalnya adalah kurang dari 150 mg/dL atau 8.3 mmol/L. Jika Anda berusia 60 tahun ke atas, maka kadar normal gula darah adalah 160 mg/dL atau 8.9 mmol/L.

Pastikan Anda mencatat tanggal tes dan hasilnya. Perhatikan pula apa saja yang Anda konsumsi atau aktivitas yang dilakukan sebelum menjalani tes itu. Dengan rutin mengecek tes gula darah dan menjalani hidup sehat, Anda bisa terhindar dari efek negatif dari tinggi atau rendahnya kadar gula darah.

Gula Darah Berlebihan tidak baik untuk Jantung

obatsakitjantungtradisional1.wordpress.com

Kadar gula dalam darah yang berlebihan jelas tak bagus dampaknya bagi tubuh, salah satunya memicu terjadinya penyakit diabetes. Namun, kondisi kekurangan kadar gula atau hipoglikemi juga tak baik.

Hipoglikemi bisa mengganggu jantung. Kondisi terburuknya, penderita segera mengalami serangan jantung. Adrenalin tidak baik untuk jantung, sehingga kalau gula darah turun, adrenalin naik, stimulasi ke jantung akan lebih meningkat. Kalau terjadi berulang, terjadi serangan jantung.

Seseorang yang mengalami kekurangan gula darah umumnya merasa mudah lapar, pusing, keringat dingin, berkunang-kunang dan bingung.  Pertolongan pertama, segera makan dan minum apa saja yang ada di depan Anda, gula dan lainnya. Semampu dia. Karena itu untuk menyelamatkan. Apa yang dimakan tidak langsung jadi gula, menunggu proses dulu.

Kadar gula darah normal pada tubuh, yakni sebelum makan antara 70-130 mg/dL. Lalu, dua jam setelah makan, kurang dari 180 mg/dL. Setelah tidak makan atau berpuasa selama setidaknya delapan jam kurang dari 100 mg/dL.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.