Dulu Jadi yang Terdepan Menghina Islam, Kini Jadi Muslim Sejati dan Pergi Haji

Siapa sangka seorang penghina agama Islam kemudian malah masuk ke dalam agama Islam. Bahkan penghina Islam tersebut melakukan ibadah haji. Hal itulah yang dialami oleh Arnoud Van Doorn.

Ia adalah seorang yang dulu menjadi politisi di partai PVV (Dutch Freedom Party) yang digawangi oleh Geert Wilders.

Geert Wilders sendiri adalah dalang dibalik film Fitna. Sebuah film yang release pada tahun 2008 dan melukai jutaan hati umat Islam karena memuat konten yang merendahkan dan menghina ajaran Islam.

PVV bersama Geert Wilders (dan juga Van Doorn, pada masa itu) adalah partai yang sangat konsen terhadap perkembangan Islam di Belanda juga Eropa. Mereka berupaya mendiskreditkan dan membendung ‘kedatangan’ Islam ke Eropa.

Beberapa tahun kemudian, tepatnya pada Februari 2013, Van Doorn memutuskan untuk memeluk Islam.

Awal mulanya ketertarikan itu muncul saat Van Doorn melihat reaksi (protes keras) umat Islam dari seluruh dunia terhadap film Fitna. Ia tidak pernah mengira akan menjadi sebesar itu.

Ia bertanya-tanya apa yang menjadi sebab dan mengapa umat Islam bisa semarah itu hanya karena sebuah film yang ‘biasa’?

Setelah membaca banyak literatur tentang keislaman, barulah ia sadar dan mampu melihat Islam seutuhnya.

Ia merasa sangat bersalah karena pernah menjadi bagian dari terciptanya film Fitna.

Van Doorn menjadi mualaf dan dengan segera menunaikan ibadah haji, berkunjung ke makan nabi, dan berusaha menjalankan setiap amal ibadah yang diperintahkan dalam Islam.

juragan-berita.blogspot.co.id
juragan-berita.blogspot.co.id
muslimdaily.net
muslimdaily.net

Tahun berikutnya, pada 2014 anak laki-lakinya yang bernama De Vrie memutuskan untuk mengikuti jejak langkah ayahnya karena melihat ayahnya yang menjadi lebih tenang dan damai setelah memeluk Islam.

Kisah lengkapnya ada di WikiPedia.

2 COMMENTS

  1. Rezeki sdh ditentukan oleh Allah…tidak ada yang hina menjadi miskin ato kelaparan…kelaparan ato tidak sdh menjadi ketentuan u/ ujian bagi kaumnya…kelaparan ato miskin ujian bagi umatnya u/ bersabar dan tetap beriman dan berusaha…sedangkan kaya juga ujian u/ bersedekah u/ si miskin..tdk sombong ato riya…jd si miskin di negara dgn mayoritas non muslim bisa jd pembelajaran mengenai akhlak mayoritas non muslim terhadap si miskin muslim..apakah benar2 dilindungi ato malah di zhalimi…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.