Tanda-tanda Ini Harus Kamu Perhatikan, Bisa Jadi Gejala Depresi

Tandapagar.com – Mungkin kebanyakan orang berpikir bahwa mengalami stres adalah hal yang sangat lumrah dialami dengan berbagai macam tekanan maupun masalah. Namun jika dibiarkan, stres bisa berubah menjadi depresi.

Berdasarkan penelitian dari Washington University St. Louis, ada 17,5 juta orang Amerika yang menderita depresi. Wanita berisiko dua kali lipat dibandikan pria.

Sayangnya, banyak orang yang mengalami depresi namun tidak mengetahuinya. Itu lah pentingnya mengetahui gejala-gejala yang bisa jadi mengarah pada depresi.

Tak jarang kita mendengar berita seseorang mengakhiri hidupnya karena depresi yang berlarut-larut dengan bunuh diri, salah satunya adalah desainer tas tangan kondang Kate Spade pada Selasa lalu. Stres yang tidak tertangani dengan baik dan terus menumpuk dapat mengarah pada depresi. Depresi sebagai gangguan mental bisa berdampak sangat besar pada kehidupan seseorang.

“Depresi membuat seseorang tidak mampu berfungsi dengan baik dalam menjalankan kehidupannya sehari-hari. Ia terganggu dalam berpikir logis, merasa secara sehat, bertindak, dan mengambil keputusan,” terang psikolog klinis Veronica Adesla dari Personal Growth dikutip detikHealth, Rabu (6/6/2018).

Bila hal ini berlangsung terus-menerus, kondisi mental yang bersangkutan akan semakin memburuk dan dapat berujung pada kematian, ia melanjutkan. Apalagi tanpa dukungan dan bantuan dari orang-orang terdekat.

Jika kamu menemukan orang-orang terdekatmu menunjukkan gejala depresi, sekecil apapun itu, Veronica menyarankan untuk mendorong dan mengajak orang tersebut untuk konseling ke Psikolog Klinis.”Kondisi depresi tidak dapat diremehkan, harus segera ditangani oleh professional. Semakin dini ditangani semakin cepat pemulihan mental dapat diwujudkan,” ujar Veronica.

Apa itu Depresi?

Depresi adalah kondisi yang disebut juga dengan depresi berat atau depresi klinis. Depresi juga bisa digambarkan sebagai suatu kelainan mood yang menyebabkan perasaan sedih dan hilang minat yang menetap.

Depresi bisa memengaruhi perasaan Anda, cara berpikir dan berperilaku, serta dapat membuat Anda memiliki berbagai masalah emosi dan fisik. Jika rasa sedih berlangsung dalam beberapa hari atau minggu, mengganggu pekerjaan atau kegiatan lain dengan keluarga atau teman, atau berpikir untuk bunuh diri, kemungkinan ini adalah depresi. Diskusikan dengan dokter Anda jika Anda merasakan gejala depresi.

Seberapa umumkah depresi?

Depresi adalah kondisi yang sering terjadi di masyarakat. Menurut penelitian, depresi terjadi pada 80% orang pada beberapa waktu dalam hidupnya dan dapat terjadi pada usia berapapun. Depresi lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan laki-laki.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda merasakan beberapa tanda depresi, buatlah janji dengan dokter Anda sesegera yang Anda bisa. Apabila Anda enggan untuk melakukan terapi, bicarakan dengan teman atau pasangan Anda, pelayan kesehatan, pemuka agama, atau orang lain yang dapat Anda percaya. Tidak perlu malu untuk meminta pertolongan dokter atau pihak lain. Semakin dini Anda ke dokter, semakin baik.

Jika Anda berpikir Anda akan melukai diri Anda atau mencoba bunuh diri, hubungi nomor darurat segera.

Apa penyebab depresi?

Depresi adalah kondisi yang bisa disebabkan karena beberapa faktor, antara lain Genetik – orang dengan riwayat keluarga depresi lebih cenderung depresi dibandingkan dengan yang tidak memiliki riwayat keluarga depresi.

Kimia otak – orang dengan depresi memiliki kimia otak yang berbeda dari yang tidak depresi. Stres – kehilangan orang yang dicintai, hubungan yang bermasalah, atau situasi yang dapat membuat stres, dapat memicu terjadinya depresi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.