Pengertian Seni Rupa Tradisional, Modern dan Kontemporer

Gambar Lukisan Bunga yang sangat kreatif dan layak untuk di apresiasi bagi pencinta dan seniman yang bergelut dalam dunia lukisan

Pengertian Seni Rupa adalah salah satu cabang seni yang berupa karya dengan media yang dapat ditangkap oleh mata dan dapat dirasakan oleh rabaan. Kesan ini diciptakan dengan cara mengolah konsep bidang, garis, bentuk, warna, volume, cahaya dan tekstur dengan mengacu kepada estetika.

Macam-macam Seni Rupa

Seni Rupa Tradisional

seni rupa terapan
bali.panduanwisata.id

Tradisional berasal dari kata “tradisi” yang memiliki arti bahwa suatu kelompok atau lembaga, kebiasaan, artefak ataupun perilaku yang didasari oleh aturan maupun norma tertentu baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis dan diturunkan secara turun temurun dari suatu generasi ke generasi selanjutnya.

Seni rupa tradisional adalah semua hal yang berkaitan dengan nila-nilai di dalam suatu komunitas masyarakat tertentu yang dijaga kemurnian dan keutuhannya secara turun-temurun. yang termasuk jenis kesenian ini diantaranya ukiran Toraja, patung suku Asmat, batik tulis keraton dan lain sebagainya.

Bukan hanya itu, landasan dan nilai filosofi yang ada dibalik bentuk karya seni rupa tradisional tersebut umumnya tidak ada perubahan dari masa ke masa.

Bentuk-bentuk seni rupa tradisional diciptakan dan dibentuk kembali dan mengikuti aturan yang ketat berdasarkan sistem yang sesuai dengan keyakinan tertentu yang terawat dimasyarakat. Istilah seni rupa di negara Eropa dianggap sebagai otoritas para bangsawan, raja dan penguasa agama (gereja).

Kebanyakan dari para seniman menciptakan karya seni berdasarkan keinginan atau selera yang telah ditetapkan.

Dari pengertian seni tradisional tersebut, kita mendapatkan bermacam-macam karya seni rupa yang ada di Indonesia, terutama karya seni kriya, karena seni kriya dapat dijumpai hampir disetiap kepulauan Nusantara, metode pembuatan seni kriya ini hampir tidak ada perubahan semenjak pertama kali diciptakan.

Karya seni rupa umumnya ditemukan di daerah yang masih erat memegang norma atau adat istiadat yang diwariskan para leluhur. Yang mengalami perubahan dari seni kriya saat ini adalah fungsi dari benda-benda yang dihasilkan, baik berupa benda hias, pusaka dan cindera mata.

Contoh hasil seni rupa tradisional:

  • Lukisan
  • Patung
  • Kriya
  • Terapan
  • Grafis

Seni Rupa Modern

asepanakseribupulau.blogspot.com
asepanakseribupulau.blogspot.com

Seni rupa modern ini umumnya digunakan untuk kecenderungan seni rupa yang diproduksi pada akhir abad ke-19 sampai sekitar tahun 1970-an.

Seni rupa modern adalah gaya atau metode baru dalam hal pendekatan dalam seni yang mana tidak lagi mementingkan subyek tertentu, misalnya penemuan fotografi yang mengakibatkan fungsi penggambaran dalam seni jadi absolut-

dalam hal ini para seniman bereksperimen untuk mengeksplorasi cara baru dalam melihat sesuatu, dengan ide yang segar mengenai alam, material dan fungsi ini seringkali bergerak melaju ke arah yang abstrak.

Modernisme ialah suatu aliran pembaharuan seiring dengan perkembangan desain serta seni rupa pada umumnya menjelang abad ke-20. pada perkembangan di akhir modernisasi, cenderung mengangkat fungsi menjadi nafas utama paham ini,-

terbukti hanya menampilkan bentuk yang kering, kaku dan mengakui seni sebagai “Manusia Jenius”.

Biasanya dalam seni rupa modern selalu ditampilkan nama senimannya. Seni rupa modern ini cenderung untuk menampilkan kesederhanaan yang bersifat universal.

Seniman modern menjadikan dunia yang dihadapi saat ini sebagai obyek lukisan seolah-olah obyek tersebut baru diciptakan. Salah satu yang masih dituntut oleh seniman modern bahkan ciri khasnya yaitu “kreativitas”.

Contoh hasil seni rupa modern:

  • Lukisan
  • Patung
  • Kriya
  • Terapan
  • Grafis

Seni Rupa Kontemporer

New Picture
majalahasri.com

Seni rupa kontemporer adalah sebuah istilah untuk karya seni rupa di masa kini. Kontemporer berarti kekinian atau lebih tepatnya sini rupa yang kondisi dan waktunya sama dengan saat ini. Jadi kesimpulannya adalah seni rupa yang tidak terikat oleh zaman dan selalu mengikuti aturan dengan seiring berjalannya waktu.

Lukisan kontemporer adalah suatu karya yang tematik merefleksikan situasi waktu yang sedang dilaluinya. Misalnya seperti lukisan yang tidak lagi terikat pada Rennaissance. begitu halnya juga tarian, lebih modern dan kreatif. Kata “kontemporer” berasal dari kata “co” (bersama) dan “tempo” artinya (waktu).

Sehingga menegaskan bahwa seni rupa kontemporer untuk merefleksikan situasi dan kondisi yang sedang dilalui, selain itu juga sebagai bentuk perlawanan tradisi modernisme dari Barat.

Seni rupa kontemporer sebagai pengembangan dari wacana pasca modern dan pasca kolonialisme yang berusaha membangkitkan wacana munculnya indigenous art (seni pribumi) atau yang disebut sebagai khasanah seni lokal yang menjadi tempat tinggalnya para seniman.

Sesuai dengan kamus umum bahasa Indonesia tedapat tiga leksikal mengenai kata kontemporer.

  1. Semasa/ sezaman.
  2. Bersamaan waktu.
  3. Masa kini/ dewasa ini.

Badudu memberikan satu contoh kalimat , yakni “Seni kontemporer tidak dapat bertahan lama.” (Badudu Zain: 1994:714). Hal ini Badudu menyimpulkan bahwa seni rupa kontemporer adalah seni rupa yang bertahan hanya sezaman. Dalam hal ini, kata masa kini berarti sezaman, masa sekarang.

Di dalam Oxford Dictonery (1994:253) memberikan pengertian yang hampir sama, yaitu living or occurring at the same time, dating from the sametimes. Dari makna leksikal tersebut menjelaskan bahwa makna leksikal adalah sesuatu yang nampak tegas dalam konsep tersebut.

Dengan demikian maka seni rupa kontemporer dapat diartikan sebagai seni rupa saat ini. Pengertian ini jelas masih umum, bahkan dapat dikatakan ambigu. Bersifat umum tapi tidak menjurus kepada satu paham, ideologi dan lain-lain, sehingga seni rupa masa kini adalah seni rupa yang memiliki ciri tertentu.

Contoh hasil seni rupa kontemporer:

  • Lukisan
  • Patung
  • Kriya
  • Terapan
  • Grafis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here