4 Ciri Pasangan Bahagia yang Harus Diketahui

musmus.me

UNTUK membangun hubungan cinta, tiap pasangan tentu berharap agar hubungannya semakin kuat seiring berjalannya waktu dan diisi dengan kebahagiaan.

Selain itu, kebahagiaan dalam sebuah hubungan cinta jelas bukan berarti tak pernah ada permasalahan yang muncul, melainkan bahwa masing-masing pihak tahu bagaimana mengantisipasi agar konflik tidak terjadi dan mengerti cara menghadapi persoalan secara bersama.

Bagaimana hubungan asmara Anda selama ini bersama dengannya? Apakah Anda dan dirinya tergolong sebagai pasangan yang bahagia? Dikutip dari halaman Your Tango pada Sabtu (11/11/17), berikut adalah empat ciri pasangan bahagia.

1. Komitmen yang kuat

Pasangan yang bahagia dalam hubungan yang dijalani akan membangun komitmen yang solid. Dalam beberapa hal, ini bisa berarti sebuah pengorbanan demi kebahagiaan pasangan. Contohnya ketika Anda sedang lelah karena beraktivitas seharian tetapi tetap mau mendengar curhat pasangan tentang masalah yang ia hadapi di tempat kerja.

Salah satu alasan yang melatarbelakangi kenapa seseorang susah berkomitmen adalah karena dia takut pada cinta yang membutuhkan timbal balik. Sebagaimana dikatakan oleh seorang filsuf China, Lao Tzu, bahwa sangat dicintai oleh seseorang memberi Anda kekuatan, sementara mencintai seseorang secara mendalam memberi Anda keberanian. Komitmen membutuhkan cinta yang saling timbal-balik bukan sepihak.

Beberapa pasangan percaya bahwa komitmen seumur hidup hanya dapat dilakukan dengan sahabat terbaik. Dan ketika seseorang merasa pasangannya belum menjadi sahabat terbaiknya, dia mungkin masih merasa ragu untuk berkomitmen dalam hubungan tersebut. Untuk itu, pastikan bahwa pasangan Anda telah menjadi sahabat terbaik untuk Anda. Dengan demikian, Anda akan lebih mudah berkomitmen pada hubungan Anda.

Selama masih ada keraguan di hati untuk serius dalam suatu hubungan, seseorang tidak akan pernah bisa berkomitmen pada pasangannya. Keraguan adalah benih jahat yang membuat cinta tidak bisa tumbuh subur dalam hati setiap pasangan. Jadi, pastikan bahwa Anda sudah membuang semua keraguan di hati dan pikiran Anda ketika berkomitmen pada pasangan.

2. Ucapan Terima Kasih

Mengatakan terima kasih ketika diberikan sesuatu bukan sekadar ucapan semata. Bagi pasangan yang sedang mengalami krisis dalam rumah tangga, kata ajaib ini mampu ciptakan perasaan rileks dan bahagia pada keduanya.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal Personal Relationships menunjukkan ketika salah satu pasangan mengucapkan terima kasih serta bersyukur di tengah terpaan badai permasalahan tunjukkan rasa menghargai satu sama lain.

Salah satu tanda bahwa Anda dan kekasih Anda bahagia dalam menjalani hubungan cinta kalian berdua saat ini adalah tindak saling mengucap terima kasih secara murni dalam berbagai hal, mulai dari yang sepele hingga yang serius. Ucapan terima kasih merupakan tanda apresiasi Anda kepada dirinya atas apa yang ia lakukan sekaligus merupakan ekspresi kebahagiaan.

“Ketika seseorang sedang stres, mereka cenderung lebih banyak berargumen. Namun kualitas sebuah hubungan itu terjadi ketika mereka mereka berargumen juga saling menghargai satu sama lain,” terang profesor dari College of Family and Consumer Sciences at the University of Georgia, Amerika Serikat, Ted Futris.

Jadi pastikan pasangan tahu bahwa Anda tetap menghormati dan menghargainya lewat ucapan sederhana terima kasih, terutama ketika kehidupannya penuh stres. Seperti mengucapkan terima kasih ketika ia mau meluangkan waktu bermain dengan anak meski sedang stres akan kondisi keuangan.

3. Waktu pribadi dan bersama

Menjalani hari-hari sebagai pasangan tentu tak lantas berarti segalanya harus dilakukan berdua. Pasangan yang sudah mengerti dan percaya satu sama lain justru akan tahu kapan waktunya melakukan kegiatan bersama dan kapan waktu untuk dinikmati oleh diri sendiri.

4. Saling memahami

lukihermanto.com

Terakhir, perlu diketahui bahwa hasangan yang berbahagia umumnya menjalani hubungan yang didasari oleh saling paham. Melalui hal ini, keluhan dan konflik pun akan terminimalisasi. Saling memahami tentu tak dapat dimiliki secara instan. Butuh intensi kuat untuk berupaya memahami pasangan Anda dalam berbagai situasi dan kondisi. (DP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here